Saturday, January 29, 2011

Yamaha S H O C K S Program

Market Review

Kondisi persaingan pada pasar kendaraan bermotor roda dua di Indonesia merupakan salah satu yang paling ketat persainganya di dunia. Tidak hanya merk-merk motor jepang saja yang meramaikan peta persaingan seperti Yamaha,Honda,Suzuki,Dan Kawasaki ,akan tetapi juga dari china,Taiwan,Korea bahkan baru-baru ini produk motor dari India juga ikut meramaikan pasar Motor Indonesia dengan merk Bajaj,namun Walaupun demikian dari segi market value,pasar Indonesia merupakan salah satu pasar kendaraan bermotor roda dua terbesar ketiga setelah china dan Indonesia.

Industri Motor bisa dikatakan dari segi teknologi perkembangannya tidaklah secepat perkembangan teknologi Informasi,sehingga Inovasi-inovasi yang dapat dilakukan adalah pada pengembangan Segmentasi pasar.Pada Yamaha Mio,bisa dikatakan sebagai pengembangan segmen pasar,yaitu pasar wanita,karena selama ini kesan yang ada,motor itu diperuntukan untuk dunia laki-lak atau paling tidak wanita yang tomboy,lihat saja desain motor sebelum ada Mio,tidak cocok kan untuk karakter wanita yang feminim? Namun tampaknya,kelihaian Yamaha dalam menciptakan pasar baru telah diikuti oleh pemain-pemain pasar lainya dengan mengeluarkan produk yang sejenis Mio

Upaya membangun merk yang kuat dengan peta persaingan seperti di Indonesia memerlukan ekuitas merk yang kuat pula,namun sayangnya tidaklah mudah untuk membangun merk yang kuat.Dibutuhkan Komitmen dari shareholders,top managemen yang fokus pada konsumen dan pasar,serta konsistensi dalam pelaksanaan program-program komunikasi pemasaran.Menurut Dr Asto Subroto,Direktur Pengelola MARS.,Dalam upaya membangun merk paling tidak ada tiga hal yang perlu dilakukan,yaitu:

(1) Merk yang konsisten menjaga performannyalah yang mampu terus-menerus menempati posisi teratas.(2)Merk baru memiliki peluang untuk meraih pasar yang baik apabila dipasarkan dengan strategi pasar yang tepat dan investasi yang cukup,(3) Komunikasi pemasaran memiliki peranan kunci dalam memenangi persaingan pasar di Indonesia,karena loyalitas konsumen Indonesia terhadap merk yang digunakan tidak terlalu tinggi.Berdasarkan pertimbangan hal itulah Yamaha perlu melakukan inovasi terbaru atau samudera biru.agar pasar yang telah dikuasai tidak direbut oleh competitor

Yamaha S H O C K S Program

Sekedar menonjolkan keunggulan teknologi untuk peta persaigan di idonesia tidaklah cukup untuk menarik konsumen.haruslah ada suatu strategi marketing yang menawarkan motor tidak hanya sebagai kendaraan untuk mobilitas saja,akan tetapi motor sebagai bagian dari diri konsumen.Yamaha S H O C K S,sengaja saya rancang agar konsumen benar-benar mengalami pengalaman berkendaraan bermotor yang benar baru,yang tidak sekedar alat transportasi saja. S H O C K S,adalah singkatan dari:

1. Stop 4 services

2 Holidays Back Up

3 On The Road We Met

4 C 4 Competition

5 Knowing More

6 Stay Connects

Strategi yang saya bangun adalah gabungan dari Strategi Experience Marketing dan Blue Ocean Strategy. Dan . S H O C K S Khusus di rancang untuk menyentuh ke lima unsur dasar manusia/konsumen yaitu:

1.Spiritual Capital

2.Intelectual Capital

3.Creativity Capital

4.SocioEmosional Capital

5Physical Capital

Dan setiap hampir “huruf” akan “menyentuh” sisi kemanusiaan yang berbeda pula,seperti yang kita lihat pada gambar dibawah

Sedangkan S untuk Stop 4 Services serta Stay Connects tidak masuk di dalam gambar diatas karena keduanya adalah unsure pendukung,sedangkan ke empat lainya adalah unsur utama.

O untuk On The Road We Met sengaja dirancang untuk menyentuh sisi kreativitas dan SosioEmosional dari konsumen ,karena pada program ini adalah program dimana konsumen-konsumen pengguna produk-produk Yamaha bertemu,lokasinya bisa di bengkel-bengkel resmi Yamaha yang telah di modifikasi dengan telah di tambah dengan tempat nongkrong atau kongkow dalam bentuk mini cafĂ© atau pihak manajemen Yamaha bekerja sama dengan rumah makan atau restoran di sisi jalan sebagai “House of Yamaha”. Sisi yang lebih ingin di tonjolkan dari O adalah sisi SocioEmosional,karena lewat program ini di harapkan konsumen-konsumen produk Yamaha tidak hanya sebagai “User of Yamaha Products”,akan tetapi juga “The Big Family of Yamaha” dan kreativitas ikut tersentuh karena menurut saya di saat para konsumen-konsumen pengguna produk Yamaha bertemu akan terjadi tukar-menukar informasi dalam banyak hal,seperti modifikasi motor,tips-tips dan lain-lain

H untuk Holidays Back Up .tidak bisa di pungkiri,saat ini popularitas motor tidak hanya sebagai kendaraan yang memiliki mobilitas tinggi,karena dapat menyalip diantara kemacetan,akan tetapi juga sebagai alat transportasi untuk berlibur,bahkan mudik. Fenomena kendaraan motor di gunakan sebagai transportasi mudik atau berlibur semenjak semakin membludaknya pemudik dari tahun ketahun.dan dengan motor, ongkos yang akan ditanggung relative akanlebih kecil jika kita menggunakan mobil. H untuk Holidays Back Up adalah strategi dari Yamaha untuk memberi perhatian yang lebih kepada konsumen yang senang berlibur atau pergi jauh. Strategi ini adalah memberikan fasilitas kepada konsumen tentang “House of Yamaha”. Dimana konsumen dapat istirahat setelah perjalanan yang jauh sambil kongkow dan . Stop 4 services tentunya.Sisi yang ingin ditekan kan pada strategi ini adalah sisi SocioEmosional dari konsumen namun tidak lupa pula sisi physical nya.karena pada saat berkendara dengan jarak yang jauh,tentunya konsumen akan mengalami kelelahan fisik,namun kelelahan itu semua akan hilang karena ada On The Road We Met dan juga karena konsumen Yamaha adalah anggota dari “The Big Family of Yamaha”

C 4 Competition Ini adalah suatu event yang khusus dirancang sebagai ajang unjuk kemampuan konsumen dalam melakukan modifikasi,balapan motor,dan juga “Yamaha Big Family gathering” event dirancang tidaklah untuk untuk seminggu sekali namun paling tidak setiap 3 bulan ada program seperti ini,karena saya kira event seperti ini akan membutuhkan dana yang tidak sedikit,tidak hanya bagi pihak Yamaha namun juga bagi pihak konsumen.sisi yang ini di sentuh dari strategi ini adalah sisi kreativitasnya dari konsumen,namun tidak lupa pula sisi intelektualitasnya,karena bukankah modifikasi juga membutuhkan intelektualitas?

K untuk Knowing More. Adalah suatu event yang khusus dirancang untuk interactive bagi antar konsumen Yamaha dan Tim Engineer Yamaha, Berisikan informasi-informasi penting untuk konsumen baik tentang tips-tips modifikasi yang aman,produk-produk baru Yamaha maupun sebagai ajang tukar menukar informasi penting diantara konsumen Yamaha. Knowing More. Bisa bekerja sama dengan radio-radio atau dengan Stasiun TV.Untuk Knowing More. Versi internet ada Stay Connects,di mana konsumen dapat berkomunikasi lewat Blog site atau Chat Room yang memang sengaja dirancang untuk menjadikan konsumen tidak hanya sebagai pengguna produk Yamaha,akan tetapi juga anggota dari “The Big Family of Yamaha”

Bagi sebagian orang mungkin strategi Yamaha S H O C K S sedikit terlalu berlebih-lebihan,namun jika kita melihat betapa ketatnya persaingan bisnis saat ini,dimana loyalitas konsumen rendah dan competitor yang sangat agresive,strategi Yamaha S H O C K S tidaklah terlalu berlebihan.Dan jika kita tetap memaksakan bertarung dari sisi Inovasi teknologi dan harga ,yang akan terjadi adalah pertarungan yang berdarah-darah seperti apa yang di katakan oleh Prof W Chan Kim dan Prof Renee Mauborgne penulis buku Blue Ocean.kita harus dapat merekonstruksi batasan-batasan pasar,fokus pada gambaran besar,bukan sekedar laporan penjualan, serta menjangkau melampaui permintaan yang ada, .dengan menciptakan pengalaman-pengalaman baru dalam berkendara motor,tidak hanya konsumen membeli produk lalu ada after sales sevicenya,karena hal itu sudah sangatlah biasa dilakukan.kita harus dapat memberikan konsumen kesan yang membekas dalam dirinya sehingga dia akan merasa anggota “The Big Family of Yamaha” dan Yamaha S H O C K S adalah jalan untuk hal itu

No comments: